BUDGETING & COST

now browsing by category

 

Production Sharing Contract & Cost Recovery Mechanism

production sharing contract & cost recovery mechanism

DESKRIPSI

Ketimpangan pendapatan yang dihasilkan oleh perusahaan-perusahaan minyak dan gas bumi (migas) bukan disebabkan karena tidak adanya pengaturan pembagian hasil produksi antara Pemerintah dan perusahaan-perusahaan tersebut, tetapi sebenarnya lebih banyak dipengaruhi oleh besar Cost Recovery. Pengelolaan manajemen pembagian hasil produksi tersebut telah diatur dalam Production Sharing Contract (PSC) yang dipercayakan oleh Pemerintah kepada BPMIGAS. Bentuk PSC hanya merupakan salah satu bentuk Kontrak Kerja Sama (KKS) dalam UU No. 22/2001 yang masih menggunakan prinsip dasar Cost Recovery, bentuk kerja sama lain dapat dilakukan asalkan dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi rakyat Indonesia. Melalui Peraturan Presiden No. 9 tahun 2013, SKK Migas ditetapkan untuk menggantikan tugas dan fungsi BPMIGAS.

Sebagaimana diamanatkan dalam Undang-undang Dasar 1945 serta peraturan perundangan pendukungnya, maka sumber daya alam (migas) harus memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi kemakmuran rakyat. Dalam rangka memaksimalkan penerimaan Negara dari sektor migas, Pemerintah telah menerbitkan beberapa peraturan yang berkaitan dengan Cost Recovery dan Pajak Penghasilan Migas. Berdasarkan peraturan perundangan yang ada maka SKK Migas, sebagai instansi yang diberi mandat mengelola industri hulu migas, telah  menyusun beberapa Pedoman Tata Kerja (PTK) untuk pengawasan dan pengendalian perencanaan serta monitoring pelaksanaan pekerjaan-pekerjaan termasuk biaya-biaya yang telah dibelanjakan (Cost Recovery) agar penerimaan Negara maupun Kontraktor Kerja Sama (KKKS) dapat maksimal. Dengan diberlakukannya PTK-PTK tersebut, tentunya timbul pertanyaan “bagaimanakah implementasi dan implikasinya terharap aktifitas operasi kegiatan di sektor hulu migas yang strategis ini?”.

Dalam pelatihan 3 (tiga) hari ini peserta akan memperoleh manfaat:

  • Memahami secara utuh prinsip & ketentuan bisnis industri hulu migas di Indonesia yang menggunakan sistem production sharing (bagi hasil produksi)
  • Memahami hakikat dan ketentuan dasar peraturan perundangan industri hulu migas
  • Bagaimana implementasi dan implikasi peraturan perundangan tersebut dan dampaknya terhadap aktivitas operasi kegiatan sektor hulu migas
  • Mendapat keterampilan dan best practicedalam perhitungan, pelaporan, dan pembagian hasil produksi migas
  • Memahami konsep “Gross Split Contract” berdasar Permen no. 8 tahun 2017.

MATERI PELATIHAN

PRODUCTION SHARING CONTRACT AN UPDATE

  • Overview of Business Process of Oil and Gas Industry
  • PSC Term and Conditions : Current and prospect
  • Introduction to PSC and Cost Recovery Mechanism
  • Accounting Procedure: Cost Recovery and Income Tax for Oil and Gas
  • Basic Principles of Income Tax Payment based on PMK  No. 79/2012
  • Basic Principles of Gross Split ContractModel based on Permen no. 8/2017

IMPLEMENTATION & IMPACT TO OPERATION ACTIVITY OF PSC

  • Oil & Gas Sharing Calculations
  • Lifting Calculation Mechanism
  • Cost Recovable VS Non Recovable
  • Tax Treaty in PSC
  • PSC Income Tax Mechanism & Calculations
  • Reporting and Payment of Income Tax Mechanism

REGULATION OF PP NO. 79/2010

  • Objective and General Terms
  • Procedure of Income Tax Calculation
  • Payment Method and Reporting System
  • Sanction Mechanism

PEDOMAN TATA KERJA

  • Work Program & Budget
  • Financial Quarterly Report
  • Authorization For Expenditure
  • Close Out Report AFE
  • Place Into Service
  • Persetujuan Penyelesaian Pekerjaan

 

 

PESERTA PELATIHAN

  • Finance and Accounting Manager & Staff
  • Finance and Accounting Supervisors & Staff
  • Senior Finance and Accounting Staff
  • Budgeting and cost control manager & Supervisors & Staff
  • Senior Budget and cost control staff
  • Financial analyst
  • Reporting Personnel’s
  • Directors and General managers
  • Any person who wish to get the advanced knowledge in Cost Recovery and Income Tax Update in E&P oil and gas industry

METODE PELATIHAN :

  • Presentasi
  • Diskusi
  • Studi case
  • Brain storming
  • Ice breaking
  • Simulasi
  • Dll

JADWAL PELATIHAN

APRIL 2017  : 4 – 6, 11 – 13, 25 – 27

MEI 2017 : 2 – 3, 9 – 10, 16 – 17

 

LOKASI : Lokasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan permintaan calon peserta pelatihan, untuk pilihan kota pelaksanaan pelatihan diantaranya : Yogyakarta, Solo, Semarang, Malang, Surabaya, Bali, Lombok, Bandung, Jakarta, Bogor, Balikpapan, dan Batam

 

HARGA PELATIHAN : Yogyakarta IDR 6.500.000 luar Yogya IDR 8.500.000, harga tersebut sifatnya negotiable

Pendeteksian Dan Pencegahan Kecurangan Dalam Pengadaan

DESKRIPSI

Proses Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah telah diatur oleh KEPPRES 80 TAHUN 2003, namun tidak dapat di pungkiri dalam proses ini sering terjadinya kecurangan yang mengakibatkan kerugian yang sangat besar bagi Pemerintah Daerah / Negara, oleh karena itu perlu dilakukan Audit dalam pengelolaan suatu organisasi (Planning, Organizing, Actuating and Controlling) yang merupakan salah satu bagian dari proses Control yang harus dilakukan oleh Pengawas Daerah ( Inspektorat Daerah ) .

Pada dasarnya, pengujian atau pun review terhadap operasi suatu entitas audit akan terbagi pada dua aspek yakni Assets Inflow dan Assets Outflow. Assets Inflow adalah segala kepemilikan yang diperoleh suatu entitas dari kegiatan normalnya. Pada organisasi komersial, hal ini berkaitan dengan pendapatan dari hasil penjualan barang/jasa yang secara langsung atau tidak langsung bernilai tambah pada kondisi keuangannya. Sementara Assets Outflow berkaitan dengan segala kegiatan yang mengakibatkan berkurangnya sumber daya yang dimiliki suatu entitas, untuk menjaga kemampuan perolehan pendapatan di kemudian hari. Kedua aktivitas ini berlangsung secara berkesinambungan dan keseimbangan dalam aliran harta ini, pada akhirnya akan menunjukkan kondisi kesehatan finansial entitas yang bersangkutan.

Dalam Proses Pengadaan barang/jasa ini merupakan suatu celah yang sangat berpotensi sekali terjadinya penyimpangan. Bahkan tidak sedikit pejabat yang tersandung masalah hukum atas kecurangan (Korupsi, Kolusi & Nepotisme) pada saat proses pengadaan barang/jasa yang pada akhirnya menimbulkan kerugian yang cukup signifikan bagi Pemerintah Daerah / Kerugian Negara.

Sehubungan dengan risiko yang sangat besar dalam proses pengadaan barang dan jasa ini, maka perlu adanya upaya dan strategi yang tepat untuk mencegah, mendeteksi dan mengungkapkan kecurangan yang sangat mungkin sekali terjadi pada pengadaan barang dan jasa.
MATERI PELATIHAN

  1. Pengantar Audit Investigatif dan Kecurangan dalam PengadaanBarang dan Jasa.
    • Konsep Dasar Pengadaan Barang dan Jasa
    • Karakteristik Kecurangan dalam PengadaanBarang dan Jasa.
      • Karakteristik Kecurangan Pengadaan Barang dan Jasa
        Kecurangan dalam Pekerjaan Sipil dan Mekanikal Elektrikal
        Kecurangan dalam Pengadaan Mesin-mesin
        Kecurangan dalam Pemeliharaan Mesin-mesin
    • Bentuk Kecurangan dalam Pengadaan Barang dan Jasa
    • Regulasi yang berkaitan dengan Pengadaan Barang dan Jasa
      • Paket Undang-undang Keuangan Negara
        Undang-undang Larangan Persaingan Usaha Tidak Sehat
        Undang-undang BUMN
        Undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi
  1. Pengantar Audit Investigatif
    • Konsep Dasar Audit Investigatif
    • Metodologi Audit Investigatif
    • Proses Audit Investigatif
  2. Red Flags adanya Kecurangan dalam Pengadaan Barang dan Jasa
    • Indikasi kecurangan dalam Perencanaan Kebutuhan Barang/Jasa
    • Indikasi Kecurangan dalam Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa
    • Indikasi adanya Kecurangan dalam Pertanggungjawaban Pengadaan Barang dan Jasa.
  3. Indentifikasi Penyimpangan Kecurangan dalam Pengadaan
    • Identifikasi Penyimpangan Administratif
    • Identifikasi Penyimpangan Perdata
    • Identifikasi Penyimpangan Pidana
  4. Kerugian Keuangan akibat dari Kecurangan dalam Pengadaan
    • Konsep Kerugian
    • Teknik Menghitung Kerugian
    • Studi Kasus Kerugian.
  5. Bukti dan Pembuktian Kecurangan dalam Pengadaan Barang dan Jasa.
    • Jenis dan Tingkat Keandalan Bukti
    • Teknik Audit Investigatif untuk mendapatkan Bukti Kecurangan dalam Pengadaan.
  6. Pelaporan Kecurangan hasil Audit Investigatif
  7. Tindak-lanjut dengan aparat penegak hukum

 

METODE PELATIHAN :

  • Presentasi
  • Diskusi
  • Studi case
  • Brain storming
  • Ice breaking
  • Simulasi
  • Dll

JADWAL PELATIHAN

APRIL 2017  : 4 – 6, 11 – 13, 25 – 27

MEI 2017 : 2 – 3, 9 – 10, 16 – 17

 

LOKASI : Lokasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan permintaan calon peserta pelatihan, untuk pilihan kota pelaksanaan pelatihan diantaranya : Yogyakarta, Solo, Semarang, Malang, Surabaya, Bali, Lombok, Bandung, Jakarta, Bogor, Balikpapan, dan Batam

 

HARGA PELATIHAN : Yogyakarta IDR 6.500.000 luar Yogya IDR 8.500.000, harga tersebut sifatnya negotiable

Bimbingan Teknis Khusus Pejabat Pembuat Komitmen Pengadaan Barang Dan Jasa Pemerintahan

DESKRIPSI

  • Berdasarkan Perpres RI Nomor 70 tahun 2012 tentang Perubahan Kedua atas Perpres Nomor 54 tahun 2010 tentang Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah, yang disebut PPK adalah pejabat yang bertanggung jawab atas pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa.
  • Sedangkan berdasarkan Peraturan Pemerintah nomor 45 tahun 2013 tentang Tata Cara Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara, PPK adalah pejabat yang diberi kewenangan oleh PA/KPA untuk mengambil keputusan dan/atau melakukan tindakan yang dapat mengakibatkan pengeluaran anggaran belanja negara.
  • Berdasarkan pengertian tersebut, maka PPK adalah pejabat yang berwenang untuk mengambil keputusan dan tindakan yang berakibat pada pengeluaran anggaran dan bertanggung jawab atas pelaksanaan pengadaan barang /jasa. Jika kita melihat mekanisme pencairan anggaran belanja negara, maka peran PPK ada pada mekanisme uang persediaan dan mekanisme langsung (LS). Pada mekanisme UP, PPK berwenang untuk mengambil tindakan yang berakibat pada pengeluaran, sedangkan pada mekanisme LS , PPK bertanggung jawab atas pelaksanaan pengadaan.
  • Pejabat Pembuat Komitmen (selanjutnya disebut PPK) merupakan tokoh penting dalam pengadaan barang dan jasa, karena PPK merupakan orang yang bertanggung jawab atas  pelaksanaan pengadaan barang/jasa. (Perpres 54 Tahun 2010 pasal 1 ayat 7). Sehingga PPK bertanggung jawab secara administrasi, teknis dan finansial terhadap pengadaan barang dan jasa.
  • Menjadi catatan penting bagi setiap penyelenggara negara baik di pusat dan di daerah, bahwa kegiatan PBJ, yang berlandaskan pada kontrak/perjanjian, merupakan kegiatan yang membutuhkan banyak pemahaman dan atau kemampuan.  PBJ dimulai dari perencanaan, pelaksanaan pengadaan, dan kontrak, serta serah terima barang/jasa/pekerjaan. Seorang PPK merupakan jenderal yang mengatur irama proses  PBJ, sehingga kalaulah diserahkan kepada orang yang belum memahami di setiap aspek dan tahapannya, maka dikhawatirkan output kegiatan PBJ tidak akan tercapai.

MATERI PELATIHAN

  • Penyusunan Spesifikasi Teknis Barang/Jasa
  • Penyusunan Harga Perkiraan Sendiri (HPS)
  • Seluk-beluk Kontrak Pengadaan Barang/Jasa
  • Manajemen dan Strategi ber-Kontrak
  • Pengadaan melalui E-Purchasing
  • Case Study – Penyusunan Spesifikasi Teknis dan HPS

PESERTA PELATIHAN

  • Pejabat Pengadaan Barang dan jasa
  • Panitia Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah)

METODE PELATIHAN :

  • Presentasi
  • Diskusi
  • Studi case
  • Brain storming
  • Ice breaking
  • Simulasi
  • Dll

JADWAL PELATIHAN

APRIL 2017  : 4 – 6, 11 – 13, 25 – 27

MEI 2017 : 2 – 3, 9 – 10, 16 – 17

 

LOKASI : Lokasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan permintaan calon peserta pelatihan, untuk pilihan kota pelaksanaan pelatihan diantaranya : Yogyakarta, Solo, Semarang, Malang, Surabaya, Bali, Lombok, Bandung, Jakarta, Bogor, Balikpapan, dan Batam

 

HARGA PELATIHAN : Yogyakarta IDR 6.500.000 luar Yogya IDR 8.500.000, harga tersebut sifatnya negotiable

Eksekusi Hak Tanggungan Dalam Penyelesaian Kredit Bermasalah

EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN DALAM PENYELESAIAN KREDIT BERMASALAH

DESKRIPSI

Kasus kredit bermasalah dalam dunia perbankan tidak dapat digolongkan sebagai informasi yang wajib dirahasiakan oleh pihak bank (rahasia bank), mengingat pasal 40 ayat (1) UU Perbankan yang menentukan Bank wajib merahasiakan keterangan mengenai nasabah penyimpan dan simpanannya. Ketentuan diatas jelas bahwa kredit macet tidak digolongkan sebagai informasi yang bersifat rahasia bank, debitor yang menerima kredit dari suatu bank belum tentu nasabah bank. Informasi mengenai nasabah debitur atau kreditur tidak tergolong dalam rahasia bank. Apabila nasabah penyimpan kebetulan juga sebagai nasabah debitur maka jaminan pinjaman yang diserahkan kepada bank, sejak kapan pinjamannya diberikan, lancar, macet pinjamannya, bukan merupakan informasi (keterangan) yang wajib dirahasiakan bank.

Banyak terjadi penyelesaian kredit bermasalah dengan menempuh jalur hukum menempuh waktu yang lama, melewati jalan yang terjal, dan menghabiskan biaya yang cukup besar, bahkan terkadang memberikan hasil yang kurang menjanjikan. Kondisi ini jelas tidak menguntungkan bagi lembaga perbankan. Dalam rangka menjalankan usaha bank untuk menyalurkan dana kepada masyarakat sebagaimana yang telah dijelaskan diatas maka bank memandang pentingnya meminta jaminan pelunasan kredit tersebut, terutama jaminan khusus yang bersifat kebendaan. Tata cara eksekusi obyek Hak Tanggungan secara jalur hukum antara lain melakukan eksekusi atas kekuasaan sendiri dan melakukan eksekusi atas perintah Ketua Pengadilan Negeri berdasarkan sertifikat hak tanggungan, namun dapat juga dilakukan penyelesaian kredit bermasalah dengan cara melakukan penjualan dibawah tangan, dengan catatan selama pihak debitur bersikap kooperatif.

Dalam pelatihan kali ini peserta akan dibawa mendalami lebih lanjut tentang tatacara eksekusi hak tanggungan dan juga mengatasi berbagai hambatan yang muncul ketika melakukan eksekusi baik hambatan yuridi s maupun non-yuridis

MATERI

  • Deteksi Dini kredit yang berpotensi menjadi bermasalah dan melakukan langkah-langkah awal penanganannya;
  • Aspek hukum kredit bermasalah;
  • Aspek psikologis penagihan;
  • Alternatif-alternatif penyelesaian kredit bermasalah : pelunasan, penjualan agunana/asset, offset jaminan, restrukturisasi kredit dan litigasi;
  • Overview eksekusi hak tanggungan
  • Prospek eksekusi hak tanggungan
  • Kekuatan eksekutorial hak tanggungan secara parate eksekusi
  • Tata cara atau prosedur eksekusi hak tanggungan
  1. Penjualan jaminan melalui lelang
  2. Penjualan di bawah tangan
  • Masalah yang timbul ketika eksekusi
  1. Hamabatan secara yuridis
  2. Hambatan non-yuridis
  3. Cara mengatasi hambatan tersebut

FASILITAS

  • Tempat pelatihan di Hotel Berbintang
  • Sertifikat Training
  • Training Kit
  • Modul (Hard Copy + Soft Copy)
  • 1x Lunch dan 2x Coffe Break
  • Souvenir exclusive

JADWAL

  • Februari 2017
  • Maret 2017

LOKASI

Yogyakarta

WAKTU

08.30-16.00 WIB

BIAYA

Hotel Aston Tropicana, Bandung >>IDR 8.500.000 | Non Residential | Minimal kuota 2 orang

METODE

  • Ice breaking
  • Presentation
  • Discussion
  • Simulation
  • Laboratory visited ( in case )
  • Case Study
  • Evaluation
  • Pre test& Post Test

PESERTA

Pelatihan ini sangat tepat diikuti oleh para manajer dan staff Account Officer Kredit & AO Penyelesaian Kredit; Pengawasan & Audit Intern; Manager Kredit / penyelesaian kredit; Pemimpin Cabang

Untuk mendaftar klik disini atau klik “REGISTRASI” dibawah ini :

BASIC GEOLOGY FOR NON GEOLOGIST

BASIC GEOLOGY FOR NON GEOLOGIST

DESKRIPSI

Designed to provide an overview of one of the most important factors that determine the success or failure of an oil & gas project, the two day highly interactive programme will equip you with:

  • An overview of the techniques for petroleum exploration
  • Information on the procedures to be followed for drilling and well formation
  • The fundamentals of production geology
  • Concepts related to field development

Definitions and approach to reserves formation

Are you:

  • A new entrant in the complex field of Oil & Gas operations?
  • Involved in analysing financial and legal risks for Oil & Gas exploration projects?
  • Expected to develop your oil & gas business into new geographical territories?

MATERI TRAINING

Introduction

  • The Critical Elements Of A Petroleum Accumulation
  • Common Rock Types
  • Igneous Rock Classification
  • Sediments And Sedimentary Rocks
  • Metamorphic Rocks
  • Igneous Rocks, Intrusive Activity, And The Origin Of Igneous Rocks
  • Formation Evaluation Metode
  • Neutron – Density Application

Borehole Environment

  • Introduction, Drilling Fluids
  • Borehole Size & Shape
  • Caliper Logging, Invasion
  • References

Clay Properties

  • Clay Building Blocks
  • Basic Layer, Another Layering
  • Clay Types, Clay Distributions

Picking end point values for Vsh determination

  • Porosity Definitions, Clean Pore Network
  • Pore System in a Clay Rich Sand
  • Cation Exchange Capacity CEC
  • Mineral Modeling
  • Deterministic Petrophysics
  • Probabilistic Method

Basic Logging

  • Definition.
  • Types
  • Theories of measurement.
  • Factors affecting on log readings.
  • Applications.

Well Logs

Formation Evaluation

  • Integrated Formation Evaluation
  • Formation Evaluation Overview
  • Basic Concepts of Log Analysis
  • Contoh Structure and Isopach Map

METODE

Presentation, discussion, Case study, Evaluation, Pre test & post test

JADWAL

  • 21-23 Februari 2017
  • 21-23 Maret 2017
  • 25-27 April 2017
  • 16-18 Mei 2017

BIAYA

Reguler Training

  • Yogyakarta >>IDR 6.500.000,- (Non-Residential) | Minimal kuota 2 – 3peserta l Diskon untuk pengiriman 3 peserta dari perushaan yang sama
  • Bandung >> IDR 8.500.000 ( Non – Residential ) | Minimal kuota 3 – 4 Peserta | Diskon untuk pengiriman 3 peserta dari perusahaan yang sama

FASILITAS

Hotel Berbintang, Sertifikat, training kit, Modul ( hard & soft copy ), lunch, coffee break, Souvenir, makan malam, transportasi antar jemput

Untuk mendaftar klik disini atau klik “REGISTRASI” dibawah ini :

AUDITING INVESTEMENT ACTIVITIES

AUDITING INVESTEMENT ACTIVITIES

DESKRIPSI

Tanggungjawab dari para Auditing Investment Activities cukup berat dan tentunya tidak lepas dari tantangan yang menghadang. Oleh karenanya, sebagai seorang auditor yang bertugas melakukan auditing investment activitier tentunya memerlukan teknik serta keterampilan khusus yang mumpuni.

Pelatihan ini didesain memberikan pemahaman mendalam kepada para peserta perihal teknik untuk menjadi auditor yang mumpuni serta profesional. Training ini akan dilengkapi dengan studi kasus yang memperkaya pengetahuan peserta sehingga mampu memberikan inovasi baru perancangan strategi perusahaan peserta terkait. Pelatihan ini juga dirancang dengan pendekatan dalam peningkatakn rasa percaya diri peserta dalam melakukan audit perusahaan khususnya dalam audit investasi serta meningkatkan pemahamannya perihal resiko investasi

MATERI KURSUS

  1. Ruang Lingkup Audit Investasi
    Definisi audit investasi
    b. Tanggungajwab dan wewenang auditor investment perusahaan
    c. Faktor dan kegunaan / tujuan audit investasi perusahaan
    d. Key investment terminology
  2. Ruang lingkup lingkungan investasi (Investment Environment)
    Definisi dan konsep proses investasi perusahaan
    b. Pasar jangka pendek (short-term market) : Tbills, surat berharga, banker’s acceptance, CDs, Eurodollars, dan agencies
    c. Tahapan dan teknik dalam Peninjauan major securities in the capital markets
  3. Ruang lingkup Cash Management
    Definisi dan konsep Cash Management
    b. Reasons to hold cash in the portfolio
    c. Teknik/ strategi serta tahapan dalam penghematan cash / anggaran perusahaan
    d. Pengendalian intern dalam pengelolaan kas proses
    e. Dasar “funding” process
  4. Infrastruktur Investasi
    Back office dan pelaporan
    b. Tugas dan Peranan front office
    c. Tugas dan Peranan middle office
  5. Asset dan Liability Management
    Fungsi / Perananan Asset dan Liability Management
    b. Significance of the asset and liability function
    c. Metode / Tahapan Asset dan Liability Management
    d. Teknik Asset dan Liability Management
  6. Risiko Pengendalian Investasi (Controlling Investment Risks)
    Risiko Manajemen
    b. Risiko pasar
    c. Risiko kredit
    d. Risiko hukum
    e. Risiko operasional
    f. Penetapan fungsi kepatuhan (establishing the compliance function)
  7. Studi kasus dan diskusi

METODE

  • Presentation;
  • Discussion;
  • Case Study;
  • Evaluation;
  • Pre test & Post Test

JADWAL

  • 13-15 Desember 2016
  • 17-19 Januari 2017
  • 14-16 Februari 2017
  • 14-16 Maret 2017
  • 18-20 April 2017
  • 16-18 Mei 2017

LOKASI

Yogyakarta

WAKTU

08.30-16.00 WIB

BIAYA

IDR 6.500.000,- /peserta (Non-Residential) │Minimal Kuota 3 orang | Diskon untuk pengiriman 3 peserta dari perusahaan yang sama.

FASILITAS

  • Hotel Berbintang; Sertifikat Training;
  • Modul (Hard Copy + Soft Copy); 1x Lunch dan 2x Coffe Break;Training Kit; Souvenir;
  • Transportasi Antar Jemput (untuk minimal 2 peserta dari perusahaan yang sama)

AUDIT KREDIT BANK BERBASIS MANAGEMENT RESIKO

AUDIT KREDIT BANK BERBASIS MANAGEMENT RESIKO

DESKRIPSI

Salah satu produk perbankan yang sangat potensial untuk di kelola dengan baik adalah kredit. Bagi industri perbankan, manajemen kredit merupakan  tugas yang sangat penting  karena beberapa alasan. 1) Sumber utama dana kredit tersebut adalah dari pihak ketiga atau masyarakat yang harus dikembalikan bank dalam jangka pendek. 2) Jika jumlah kredit terlalu besar maka akan merugikan kesehatan bank sebab akan mengganggu  likuiditas bank tersebut. 3) Jika kredit tidak dikelola banik akan menimbulkan masalah kolektibilitas  bahkan akan menimbulkan kredit macet. Untuk mengurangi resiko yang makin besar, maka perencanaaan dan pengendalian kredit  menjadi kebutuhan yang sangat penting bagi bank. Untuk itulah diperlukan audit kredit agar dapat dicegah dan dikurangi risiko kredit.

MATERI KURSUS

  1. Bank, audit dan regulasi
  2. Kebijakan kredit fan prosedur
  3. Proses perkreditan ( Konsumer dan komersial )
  4. Risk Based Audit Internal ( RBAI )
  • Tujuan RBAI
  • Syarat yang digunakan
  • Jenis-jenis resiko
  • Pendekatan RBAI
  • Pemahaman proses
  • Laporan dan opini Audit
  1. Pengukuran dan pemantauan Risiko kredit
  2. Evaluasi internal kredit
  3. Kebijakan kredit dan prosedur
  4. Keterkaitan risiko kredit dan risiko intern bank
  5. Modern methode audit bank
  6. Audit kredit berbasis manajemen resiko
  • Resiko kredit
  • Segmentasi kredit
  • Organisasi kredit
  • Budaya kredit
  1. Analisa portofolio
  2. Studi kasus

METODE

  • Presentation;
  • Discussion;
  • Case Study;
  • Evaluation;
  • Pre test & Post Test

JADWAL

  • 13-15 Desember 2016
  • 17-19 Januari 2017
  • 14-16 Februari 2017
  • 14-16 Maret 2017
  • 18-20 April 2017
  • 16-18 Mei 2017

LOKASI

Yogyakarta

WAKTU

08.30-16.00 WIB

BIAYA

IDR 6.500.000,- /peserta (Non-Residential) │Minimal Kuota 3 orang | Diskon untuk pengiriman 3 peserta dari perusahaan yang sama.

FASILITAS

Hotel Berbintang; Sertifikat Training;

Modul (Hard Copy + Soft Copy); 1x Lunch dan 2x Coffe Break;Training Kit; Souvenir;

Transportasi Antar Jemput (untuk minimal 2 peserta dari perusahaan yang sama)

AUDITING INVESTMENT ACTIVITIES

AUDITING INVESTMENT ACTIVITIES

 

DESKRIPSI

Tanggungjawab dari para Auditing Investment Activities cukup berat dan tentunya tidak lepas dari tantangan yang menghadang. Oleh karenanya, sebagai seorang auditor yang bertugas melakukan auditing investment activitier tentunya memerlukan teknik serta keterampilan khusus yang mumpuni.

Pelatihan ini didesain memberikan pemahaman mendalam kepada para peserta perihal teknik untuk menjadi auditor yang mumpuni serta profesional. Training ini akan dilengkapi dengan studi kasus yang memperkaya pengetahuan peserta sehingga mampu memberikan inovasi baru perancangan strategi perusahaan peserta terkait. Pelatihan ini juga dirancang dengan pendekatan dalam peningkatakn rasa percaya diri peserta dalam melakukan audit perusahaan khususnya dalam audit investasi serta meningkatkan pemahamannya perihal resiko investasi

MATERI KURSUS

  1. Ruang Lingkup Audit Investasi
    Definisi audit investasi
    b. Tanggungajwab dan wewenang auditor investment perusahaan
    c. Faktor dan kegunaan / tujuan audit investasi perusahaan
    d. Key investment terminology
  2. Ruang lingkup lingkungan investasi (Investment Environment)
    Definisi dan konsep proses investasi perusahaan
    b. Pasar jangka pendek (short-term market) : Tbills, surat berharga, banker’s acceptance, CDs, Eurodollars, dan agencies
    c. Tahapan dan teknik dalam Peninjauan major securities in the capital markets
  3. Ruang lingkup Cash Management
    Definisi dan konsep Cash Management
    b. Reasons to hold cash in the portfolio
    c. Teknik/ strategi serta tahapan dalam penghematan cash / anggaran perusahaan
    d. Pengendalian intern dalam pengelolaan kas proses
    e. Dasar “funding” process
  4. Infrastruktur Investasi
    Back office dan pelaporan
    b. Tugas dan Peranan front office
    c. Tugas dan Peranan middle office
  5. Asset dan Liability Management
    Fungsi / Perananan Asset dan Liability Management
    b. Significance of the asset and liability function
    c. Metode / Tahapan Asset dan Liability Management
    d. Teknik Asset dan Liability Management
  6. Risiko Pengendalian Investasi (Controlling Investment Risks)
    Risiko Manajemen
    b. Risiko pasar
    c. Risiko kredit
    d. Risiko hukum
    e. Risiko operasional
    f. Penetapan fungsi kepatuhan (establishing the compliance function)
  7. Studi kasus dan diskusi

METODE

  • Presentation;
  • Discussion;
  • Case Study;
  • Evaluation;
  • Pre test & Post Test

JADWAL

  • 13-15 Desember 2016
  • 17-19 Januari 2017
  • 14-16 Februari 2017
  • 14-16 Maret 2017
  • 18-20 April 2017
  • 16-18 Mei 2017

LOKASI

Yogyakarta

WAKTU

08.30-16.00 WIB

BIAYA

IDR 6.500.000,- /peserta (Non-Residential) │Minimal Kuota 3 orang | Diskon untuk pengiriman 3 peserta dari perusahaan yang sama.

FASILITAS

Hotel Berbintang; Sertifikat Training;

Modul (Hard Copy + Soft Copy); 1x Lunch dan 2x Coffe Break;Training Kit; Souvenir;

Transportasi Antar Jemput (untuk minimal 2 peserta dari perusahaan yang sama)

Life Cycle Cost Analysisi (LCCA)

DESKRIPSI

Life Cycle Costing (LCC) adalah penilaian ekonomi suatu item, sistem atau fasilitas, mengingat semua biaya yang signifikan kepemilikan atas kehidupan ekonomi, dinyatakan dalam setara dolar / euro. LCC adalah penting karena biaya terlihat dari setiap akuisisi / pembelian hanya mewakili sebagian kecil dari biaya total kepemilikan. Alasan penting lain untuk LCC adalah karena hubungan yang kuat antara biaya operasi dan pemeliharaan dan fungsi dan keandalan dari item. Oleh karena itu, penerapan LCC memerlukan pengetahuan teknik yang memadai.

LCC terdiri dari Life Cycle Biaya pengembangan model dan model Biaya Siklus Hidup aplikasi untuk setiap opsi. Kegiatan utama dari Siklus Hidup Biaya pengembangan model adalah Perincian Biaya Struktur (CBS) pembangunan dan pemilihan komponen biaya metode estimasi. Output LCC adalah perkiraan Biaya Life Cycle, termasuk distribusi pada skala waktu, biaya driver, kepekaan estimasi parameter tertentu dan risiko akibat ketidakpastian parameter desain.

MATERI KHUSUS

  • Mengapa LCC
  • LCC dan efektivitas sistem
  • Berbagai evaluasi ekonomi
  • LCC prosedur
  • Cost Breakdown Structure (CBS)
  • Metode Estimasi Biaya
  • Nilai waktu uang
  • Analisis resiko
  • Identifikasi driver biaya
  • Area of LCC applications
  • Pengembangan model LCC
  • LCC untuk hardware akuisisi
  • LCC untuk hardware modifikasi
  • LCC untuk pemeliharaan optimasi

PESERTA

  • Engineers (Engineering, Reliability, Maintenance)
  • Purchasing engineer/manager
  • Project Engineer
  • Process & Manufacturing Engineer
  • Maintenance Manager/ Supervisor
  • Profesional lain yang ingin memiliki pemahaman yang lebih baik dan mengambil keuntungan dari kursus.

METODE

Presentation; Discussion; Case Study;

Evaluation; Pre test & Post Test

JADWAL

  • 6-8 Desember 2016
  • 10-12 Januari 2017
  • 7-9 Februari 2017
  • 7-9 Maret 2017
  • 11-13 April 2017
  • 16-18 Mei 2017

LOKASI

Yogyakarta

WAKTU

08.30-16.00 WIB

BIAYA

Yogyakarta>>IDR 6.500.000 | Non Residential | Minimal kuota 3 orang
Luar Yogyakarta>> IDR 8.500.000 | Non Residential | Minimal kuota 5 orang

FASILITAS

Hotel Berbintang; Sertifikat Training;Training Kit;

Modul (Hard Copy + Soft Copy);1x Lunch dan 2x Coffe Break; Souvenir;Transportasi antar jemput

TOTAL COST OF OWNERSHIP

 TOTAL COST OF OWNERSHIP

 DESKRIPSI

Pemilihan supplier yang tepat merupakan salah satu kunci keberhasilan  dalam proses pengadaan barang. Kriteria pemilihan supplier tidak hanya difokuskan pada biaya yang paling murah, namun juga pada beberapa kriteria lain yang mendukung tercapainya tujuan  pengadaan. Dalam pandangan  sistem pengadaan modern, supplier   dipandang  sebagai mitra kerja yang turut  berpartisipasi dalam pencapaian tujuan perusahaan.Tugas bagian pengadaan adalah melakukan penilaian  kinerja supplier (Supplier Performance Assessment) secara objective dan komprehensif dengan mempertimbangkan semua kriteria  yang  relevan. Salah satu kriteria yang  secara mendalam akan dibahas adalah konsep Total Cost of Ownership (sering juga disebut Lyfe cycle cost analysis) dalam pemilihan supplier.  Total Cost of Ownership merupakan analisis ekonomi dari sebuah alat (equipment) atau  fasilitas  dengan mempertimbangkan semua biaya  yang muncul selama umur hidup  kepemilikan dari alat/equipment tersebut,tidak hanya harga beli tetapi juga  biaya pemeliharaan, penggantian, biaya disposal dll. Total cost of ownership  menjadi konsep penting  karena dalam pemilihan supplier biasanya yang dipakai sebagai kriteria utama adalah harga beli (purchasing cost) yang pada kenyataannya hanya merupakan bagian  dari total biaya sebuah alat/equipment. Dengan  kata lain dapat dinyatakan bahwa harga penawaran yang murah dari supplier belum tentu merupakan pilihan terbaik bila dilihat dari keseluruhan biaya yang harus ditanggung oleh pembeli.

MATERI KURSUS

  1. Strategi  Pengadaan    yang  efektif
  2. Value engineering dalam pengadaan: Teknik dalam mengefisiensikan cost
  3. Evaluasi dan monitoring  supplier dengan pengukuran Key performance Indicator (KPI) supplier
  4. Metode Pemilihan supplier dengan Teknik Multi Criteria Decision Making (MCDM)
  5. Konsep dasar Total cost of ownership
  6. Cost Estimation Methods & Time value of money
  7. Prosedur Total cost of ownership
  8. Case study  Supplier Performance Assesment dan Total cost of ownership

PESERTA

Program ini dirancang untuk manajer,supervisor maupun staff bagian pengadaan dan semua  yang terkait dengan proses pengadaan.

METODE

Presentation; Discussion; Case Study;Evaluation; Pre test & Post Test

JADWAL

  • 28-30 Desember 2016
  • 3-5 Januari 2017
  • 31-2 Februari 2017
  • 28-2 Maret 2017
  • 4-6 April 2017
  • 2-4 Mei 2017

LOKASI

Yogyakarta

WAKTU

08.30-16.00 WIB

BIAYA

Yogyakarta >> IDR 6.500.000,- (Non-Residential) | Minimal kuota 3 peserta| Diskon untuk pengiriman 3 peserta dari perusahaan yang sama

FASILITAS

Hotel Berbintang; Sertifikat Training; Training Kit; Modul (Hard Copy + Soft Copy); 1x Lunch dan 2x Coffe Break; Souvenir; Transportasi Antar Jemput (minimal 2 orang dari perusahaan yang sama)