PELAYANAN PUBLIK

now browsing by category

 

Tingkat Komponen Dalam Negeri

TINGKAT KOMPONEN DALAM NEGERI ( METODE DAN TATA CARA PERHITUNGAN TKDN )

DESKRIPSI

Tingginya pengadaan material baik dalam bentuk barang maupun jasa, dalam rangka memenuhi kebutuhan aktifitas bisnis pada organisasi/institusi semakin meninggikan tingkat penggunaan barang-barang impor oleh institusi/perusahaan tersebut. Guna memaksimalkan penggunaan produk dalam negeri, maka pemerintah mengeluarkan beberapa macam kebijakan guna mengatur batasan impor material tersebut.

Salah satunya kebijakan tersebut adalah dengan mengintensifkan implementasi peraturan TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri). Persyaratan TKDN merupakan implementasi dari Keppres 80 tahun 2003 pasal 44 dan  pasal 40 menegani Penggunaan Produksi Dalam Negeri dan merupakan kebijakan umum dalam keppres 80 tahun 2003.  Keppres 80 tahun 2003 ini digunakan sebagai dasar pengaturan untuk meningkatkan Peningkatan Penggunaan Produksi Dalam Negeri (P3DN) dan ditindaklanjuti dengan munculnya Peraturan Menteri Perindustrian No :11/M-IND/PER/3/2006

PESERTA

Pelatihan ini ditujukan bagi para Staff keuangan, auditor internal, dan masyarakat umum yang ingin memahami lebih lanjut dalam bidang keuangan.

MATERI TRAINING

  1. Peran Pengadaan (Procurement) dalam kehidupan Perusahaan
  2. Strategi Pengadaan Barang
  3. Aspek Kualitas dalam Aktivitas Pengadaan dan Kebijakan/peraturan TKDN di Indonesia
  4. Konsep dasar perhitungan TKDN sesuai dengan peraturan yang berlaku.
  5. Praktekkan penghitungan TKDN dengan mengisikan biaya ke dalam form TKDN.
  6. Pengisian Formulir TKDN Penawaran dalam lelang, yaitu Form SC-12A (untuk Lelang Barang), Form SC-12B (untuk Lelang Jasa) dan Form SC-12C (untuk Lelang Gabungan Barang dan Jasa).
  7. Pengtiungan Harga Evaluasi Akhir suatu lelang berdasarkan nilai TKDN yang ditawarkan.
  8. Sanksi finansial suatu kontrak yang disebabkan oleh nilai TKDN yang tidak terpenuhi
  9. Perbedaan peraturan TKDN dalam Pedoman Tata Kerja Pengelolaan Rantai Suplai Kontraktor Kontrak Kerja Sama BP Migas No. PTK 007 Revisi I tahun 2009 dan No. PTK 007-Revisi II tahun 2011 serta Peraturan Menteri Perindustrian No. 15 dan 16/2011Hot Melt Extrusion
  10. Studi kasus dan diskusi

METODE

Presentation, discussion, Case study, Evaluation, Pre test & post test

JADWAL

  • 26 – 28 April 2017
  • 16-18 Mei 2017

LOKASI

  • Yogyakarta

WAKTU

  • 30-16.00 WIB

BIAYA

Reguler Training

  • Kota Yogyakarta IDR 7.000.000,- (Non-Residential) | Minimal kuota 2 – 3peserta l Diskon untuk pengiriman 3 peserta dari perushaan yang sama
  • Kota Bandung IDR 8.500.000 ( Non – Residential ) | Minimal kuota 3 – 4 Peserta | Diskon untuk pengiriman 3 peserta dari perusahaan yang sama

FASILITAS

Hotel Berbintang, Sertifikat, training kit, Modul ( hard & soft copy ), lunch, coffee break, Souvenir, makan malam, transportasi antar jemput.

PELAYANAN PRIMA BAGI RUMAH SAKIT

PELAYANAN PRIMA BAGI RUMAH SAKIT

 

DESKRIPSI

Saat ini, rumah sakit berada dalam persaingan bisnis yang sangat ketat. Dikarenakan banyaknya rumah sakit yang bersaing dalam pemberian pelayanan terbaik, membuat pelanggan menjadi raja dan ratu yang harus diberikan pelayanan bersaing agar para pelanggan tersebut tidak lari dan memilih rumah sakit pesaing kita. Seiring dengan perkembangan zaman dan teknologi, membuat pelanggan menjadi lebih kritis dalam memilih pelayanan terbaik serta menjadi lebih transparan untuk mengungkapkan kritik maupun saran melalui media sosial. Melihat kondisi tersebut, untuk dapat bersaing dan bertahan di tengah persaingan bisnis rumah sakit yang ketat terbut maka rumah sakit tersbut harus meiliki sumber daya manusia yang berkualitas pula agar pelayanan yang diberikan kepada pelanggan dapat optimal. Salah satu aspek penunjang terpenting untuk mendapatkan sumber daya manusia yang berkompeten tersebut adalah adanya kemauan dari SDM rumah sakit tersebut untuk maju dan berkembang. Oleh karenanya paradigma dan sikap mental yang berorientasi melayani, serta pengetahuan dan keterampilan yang mumpuni  dalam melaksanakan pelayanan yang prima merupakan hal yang sangat diperlukan dalam mewujudkan SDM handal tersebut.

MATERI KHUSUS

  • Definisi dan Cakupan Pelayanan
  • Definisi, Jenis dan Karakteristik Pelanggan
  • Standar Pelayanan Prima
    • Penampilan
    • Menyambut Pelanggan
    • Berkomunikasi Dengan Pelanggan
    • 5 Dimensi Kualitas Pelayanan
  • Tiga Pilar Pelayanan
  • Strategi penanganan Keluhan Pelanggan
  • Strategi pengukuran Kepuasan Pelanggan

PESERTA

  • Direksi Rumah Sakit
  • Manajer dan Supervisor
  • Customer Service
  • Dokter dan Paramedis
  • Karyawan Rumah Sakit

JADWAL

  • 28-30 Desember 2016
  • 3-5 Januari 2017
  • 31-2 Februari 2017
  • 28-2 Maret 2017
  • 4-6 April 2017
  • 2-4 Mei 2017

LOKASI

Yogyakarta

WAKTU

08.30-16.00 WIB

BIAYA

Yogyakarta >> IDR 6.500.000,- (Non-Residential) | Minimal kuota 3 peserta | Diskon untuk pengiriman 3 peserta dari perusahaan yang sama Luar Yogyakarta >> IDR 8.500.000,- (Non-Residential) |Minimal kuota 4 peserta.

METODE

Presentation; Discussion; Case Study;Evaluation; Pre test & Post Test

FASILITAS

Hotel Berbintang; Sertifikat Training; Training Kit; Modul (Hard Copy + Soft Copy); 1x Lunch dan 2x Coffe Break; Souvenir; Transportasi Antar Jemput (minimal 2 orang dari perusahaan yang sama)

PENYUSUNAN DAN PENGEMBANGAN STANDAR PELAYANAN PUBLIK

PENYUSUNAN DAN PENGEMBANGAN STANDART PELAYANAN PUBLIK

 

DESKRIPSI

Bagi aparatur negara dan dinas-dinas pemerintahan, perlu dipahami bahwa meningkatkan pelayanan publik adalah lebih merupakan masalah manajemen dibanding masalah teknis atau keuangan. Baca selengkapnya…

Teknik Antisipasi & Pengelolaan Konflik Sosial Dan Publik Bagi Aparatur Pemerintah Dan Perusahaan Swasta

antisipasi

Teknik Antisipasi & Pengelolaan Konflik Sosial dan Publik bagi Aparatur Pemerintah dan Perusahaan Swasta

 

DESKRIPSI

Workshop ini didesain bagi semua aparatur pemerintah, khususnya pemerintah daerah dan perusahaan swasta, terutama yang secara langsung atau tidak langsung berurusan dengan antisipasi dan pengelolaan konflik-konflik sosial dan publik yang sekarang ini secara massif terjadi di berbagai tempat di wilayah Indonesia. Baca selengkapnya…

Peningkatan Standard Dan Kinerja Manajemen Palayanan Publik

sistem manajemen public

peningkatan standard dan kinerja manajemen palayanan publik

DESKRIPSI

Seperti negara-negara lain di seluruh dunia—baik negara maju maupun berkembang—kinerja pemerintah daerah di Indonesia diukur terutama melalui pemberian pelayanan publik dasar. Bidang yang termasuk pelayanan dasar adalah pendidikan, kesehatan, penyediaan air bersih, sanitasi, manajemen limbah dan penciptaan iklim investasi yang kondusif. Baca selengkapnya…