Peran Lembaga Kerjasama Bipartit Dalam Hubungan Industrial

hubungan industrial

PERAN LEMBAGA KERJASAMA BIPARTIT DALAM HUBUNGAN INDUSTRIAL

DESKRIPSI

PERAN LEMBAGA KERJASAMA BIPARTIT DALAM HUBUNGAN INDUSTRIAL, Dengan diberlakukannya UU No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, banyak terjadi perubahan di dalam pengaturan hubungan industrial. UU tersebut menyatakan bahwa, setiap perusahaan yang mempekerjakan 50 orang pekerja atau lebih wajib membentuk lembaga kerjasama bipartit. Jumlah anggota disesuaikan dengan skala perusahaan, jumlah pekerja, kompleksitas dan diversifikasi pekerjaan dan jabatan, serta tugas yang dibebankan pada LK Bipartit.

Lembaga Kerjasama Bipartit disini nantinya akan melakukan peran dari mulai yang relatif sederhana hingga yang kompleks, tergantung pada skala dan kompleksitas perusahaan, jumlah pekerja, serta gaya dan sikap manajemen melibatkan pekerja dalam berbagai tahapan proses pengambilan keputusan. Lembaga Kerja Sama (LKS) Bipartit adalah sarana konsultansi dan komunikasi antara pekerja/buruh atau organisasinya dan pengusaha di tingkat perusahaan untuk berbagai keperluan membangun hubungan industrial atau ketenagakerjaan dan tidak mengambil alih peranan perundingan antara serikat pekerja/serikat buruh dengan pengusaha.

Beberapa peran tersebut antara lain berkaitan dengan perjajian kerja waktu tertentu, perjanjian pemborongan pekerjaaan dan penyediaan jasa pekerja/buruh, istirahat pankang, haid dan pengupahan.  Disamping itu permasalahan yang mungkin timbul juga terkait dengan bipartisme, peraturan perusahaan, perjanjian kerja bersama, pemogokan, pemutusan hubungan kerja, , dll

MATERI KHUSUS

  1. Prinsip-prinsip Dasar Hubungan Industrial
  2. Pelaksanaan  Hubungan Industrial dan Permasalahannya
  3. Hak Berserikat dan Kebebasan Berserikat
  4. Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial
  5. Kasus-kasus Hubungan Industrial
  6. Ketentuan Dasar Pembentukan/ Keanggotaan SP
  7. Sanksi Atas Pelanggarannya
  8. Hak Pengusaha Membentuk/Menjadi Anggota Organisasi Pengusaha
  9. Kewajiban Membentuk LKS Bipartit &Unsur- unsur Anggotanya
  10. Fungsi Lembaga; Sanksi Atas Pelanggarannya
  11. Fungsi dan Keanggotaan LKS Tripartit; Keanggotaan Dalam ILO

JADWAL

  • 11-13 April 2017
  • 16-18 Mei 2017

WAKTU

08.00 – 16.00 WIB

LOKASI

YOGYAKARTA

BIAYA

  • Kota Yogyakarta IDR 6.500.000,- /peserta (Non-Residential) untuk minimal pengiriman 3 peserta
  • Luar Kota IDR 8.500.000 ( Non – Residential ) | Minimal kuota 3 – 4 Peserta | Diskon untuk pengiriman 3 peserta dari perusahaan yang sama

PESERTA

Pelatihan ini sangat tepat untuk diikuti oleh Praktisi Hubungan Industrial, Manajer SDM, Pengurus Serikat Pekerja, Konsultan Hukum, dll

METODE

Presentation; Discussion; Case Study;

Evaluation; Pre test & Post Test

FASILITAS

Hotel Berbintang; Sertifikat Training; Training Kit;

Modul (Hard Copy + Soft Copy); 1x Lunch dan 2x Coffe Break; Souvenir; Transportasi antar jemput

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *