Asistensi Pajak Dalam Pemeriksaan Pajak

now browsing by tag

 
 

Asistensi Pajak Dalam Pemeriksaan Pajak, Pengajuan Keberatan Dan Pengajuan Banding

DESKRIPSI

Pemeriksaan pajak dilaksanakan oleh Direktur Jenderal Pajak yang bertujuan untuk menguji kepatuhan Wajib Pajak  dalam melaksanakan kewajiban perpajakannya. Pelanggaran pada ketentuan yang berlaku akan menyebabkan perusahaan akan diberikan Surat Tagihan Pajak (STP) berupa sanksi (sanksi denda, sanksi bunga, dan sanksi kenaikan) yang akan meningkatkan beban pajak yang harus dibayarkan oleh perusahaan. Dikarenakan tidak dapat dipastikan bahwa ada wajib pajak yang aman dari pemeriksaan, maka untuk menyiasati hal tersebut, setiap perusahaan wajib pajak sudah seharusnya menyiapkan bekal untuk menyukseskan pemeriksaan pajak di perusahaannya.

Dalam hal ini yang dibutuhkan adalah pemahaman mendasar mengenai sistem perpajakan secara holistik disertai dengan tata cara pemeriksaan pajak yang dilakukan oleh otoritas pajak beserta dengan penguasaan teknik manajemen untuk menyusun strategi handal dalam menghadapi pemeriksaan pajak sehingga pemeriksaan yang dilakukan tidak menambah jumlah beban pajak yang harus dibayarkan oleh perusahaan.

MATERI PELATIHAN

  • Pemeriksaan Pajak :
    1. Konsep pemeriksaan Pajak
    2. Pemeriksaan akuntansi vspemeriksaan Pajak
    3. Jenis dan prioritas pemeriksaan
    4. Hal – hal yang menimbulkan koreksi
    5. Teknik dan metode pemeriksaan
    6. Minimalisasi resiko pemeriksaan
    7. Titik kritis dalam pemeriksaan pajak
    8. Persoalan Grey Area dalam pemeriksaan Pajak
    9. Pemeriksaan Pajak pada Pajak penghasilan ( PPh )
    10. Optimasi manajemen pajak dalam menghadapi pemeriksaan pajak
  • Pengajuan keberatan
    1. Alur proses keberatan
    2. Membuat surat keberatan
    3. Hak wajib pajak
  • Pengajuan Banding
    1. Prosedur banding
    2. Persyaratan banding
    3. Tips pengajuan keberatan dan banding

 

METODE PELATIHAN :

  • Presentasi
  • Diskusi
  • Studi case
  • Brain storming
  • Ice breaking
  • Simulasi
  • Dll

JADWAL PELATIHAN

APRIL 2017  : 4 – 6, 11 – 13, 25 – 27

MEI 2017 : 2 – 3, 9 – 10, 16 – 17

 

LOKASI : Lokasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan permintaan calon peserta pelatihan, untuk pilihan kota pelaksanaan pelatihan diantaranya : Yogyakarta, Solo, Semarang, Malang, Surabaya, Bali, Lombok, Bandung, Jakarta, Bogor, Balikpapan, dan Batam