Hukum Arbitrase Komersial

now browsing by tag

 
 

Hukum Arbitrase Komersial

DESKRIPSI

Arbitrase adalah salah satu alternative  penyelesaian sengketa yang banyak dipilih para pihak termasuk di dalamnya pelaku usaha baik di level nasional maupun internasional. Hal ini dikarenakan cukup banyaknya keunggulan yang dimiliki lembaga ini dibandingkan metode penyelesaian sengketa melalui forum pengadilan. Berperkara didepan arbitrase dikatakan lebih cepat, murah, fleksibel, tidak birokratis, kerahasiaan terjamin, ditangani oleh para professional dibidangnya, putusannya final and binding, dan para pihak memiliki kebebasan untuk menetukan baik arbiter, tempat maupun hukum acaranya. Namun demikian apa yang tertulis dalam teori sering tidak sesuai dalam realita.  Banyak hambatan dan kelemahan pula yang dimiliki lembaga ini yang tidak  dipahami oleh para pihak yang berujung kekecewaan ketika menggunakan lembaga arbitrase. Dengan pemahaman seluk beluk arbitrase maka    pelaku usaha  dapat mengantisipasi  dan mengatasi segala hambatan dan kelemahan yang ada. Sebagai contoh  kecil  misalnya  bagaimana ketika pelaku usaha harus berhadapan dengan  institusi Negara baik itu badan-badan usaha komersial yang dimiliki Negara maupun organ public yang dimiliki oleh Negara di depan forum arbitrase ketika kontrak-kontrak berdimensi public yang dibuatnya dengan subyek tersebut bermasalah yang tentu saja yang tentu saja kondisinya berbeda ketika pelaku usaha tersebut berhadapan dengan sesama pelaku usaha swasta. Hukum arbitrase akan menjawab tantangan-tantangan ini.
MATERI PELATIHAN

  1. Pendahuluan
    • Pengertian arbitrase , ruang lingkup, Keunggulan dan kelemahan arbitrase, macam-macam arbitrase seperti arbitrase ad hoc; BANI; ICC, UNCITRAL, ICSID, SIAC,
  2. Muatan-muatan penting dalam Instrumen2 hukum arbitrase komersial: new York Convention 1958, Washington Convention 1965 tentang ICSID, Model Law 1980 on International Arbitration, UNCITRAL,juga instrument hukum nasional seperti  UU Arbitrase dan ADR
  3. Penyusunan klausul penyelesaian sengketa dalam kontrak bisnis bagaimana membuat pilihan hukum dan pilihan forum yang tepat
  4. Penyusunan perjanjian arbitrase termasuk perjanjian arbitrase berdimensi publik
  5. Ruang lingkup dan karaketristik  arbitrase dilihat dari para pihak yang berperkara mencakup arbitrase dengan para pihak sesama privat company, atau antara private company melawan organ public  Negara, private company melawan badan usaha komersial milik Negara, atau sesame organ public milik Negara.
  6. Ruang lingkup, karakteristik dan contoh kasus  arbitrase dilihat dari pokok perkara mencakup perdagangan, investasi, HAKI, perbankan, industry, dan keuangan
  7. Pendaftaran perkara di depan forum arbitrase
  8. Hukum-hukum yang terkait proses arbitrase seperti governing law, curial law dan lex arbitry
  9. Beracara di depan forum arbitrase
  10. Pengakuan dan pelaksanaan putusan arbitrase
  11. Upaya perlawanan terhadap putusan arbitrase meliputi permohonan koreksi, permohonan penambahan dan pengurangan,  permohonan pengabaian putusan, pembatalan putusan, atau permohonan penolakan putusan arbitrase
  12. Arbitrase berdimensi public dalam sengketa investasi
  13. Imunitas kedaulatan Negara mencakup adjudicative immunity dan enforcement immunity
  14. Imunitas aset negara
  15. Perkembangan-perkembangan termutakhir dalam hukum arbitrase komersial
  16. Studi kasus hukum arbitrase komersial

 

 

METODE PELATIHAN :

  • Presentasi
  • Diskusi
  • Studi case
  • Brain storming
  • Ice breaking
  • Simulasi
  • Dll

JADWAL PELATIHAN

APRIL 2017  : 4 – 6, 11 – 13, 25 – 27

MEI 2017 : 2 – 3, 9 – 10, 16 – 17

 

LOKASI : Lokasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan permintaan calon peserta pelatihan, untuk pilihan kota pelaksanaan pelatihan diantaranya : Yogyakarta, Solo, Semarang, Malang, Surabaya, Bali, Lombok, Bandung, Jakarta, Bogor, Balikpapan, dan Batam

 

HARGA PELATIHAN : Yogyakarta IDR 6.500.000 luar Yogya IDR 8.500.000, harga tersebut sifatnya negotiable