Pendeteksian Dan Pencegahan Kecurangan Dalam Pengadaan

now browsing by tag

 
 

Pendeteksian Dan Pencegahan Kecurangan Dalam Pengadaan

DESKRIPSI

Proses Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah telah diatur oleh KEPPRES 80 TAHUN 2003, namun tidak dapat di pungkiri dalam proses ini sering terjadinya kecurangan yang mengakibatkan kerugian yang sangat besar bagi Pemerintah Daerah / Negara, oleh karena itu perlu dilakukan Audit dalam pengelolaan suatu organisasi (Planning, Organizing, Actuating and Controlling) yang merupakan salah satu bagian dari proses Control yang harus dilakukan oleh Pengawas Daerah ( Inspektorat Daerah ) .

Pada dasarnya, pengujian atau pun review terhadap operasi suatu entitas audit akan terbagi pada dua aspek yakni Assets Inflow dan Assets Outflow. Assets Inflow adalah segala kepemilikan yang diperoleh suatu entitas dari kegiatan normalnya. Pada organisasi komersial, hal ini berkaitan dengan pendapatan dari hasil penjualan barang/jasa yang secara langsung atau tidak langsung bernilai tambah pada kondisi keuangannya. Sementara Assets Outflow berkaitan dengan segala kegiatan yang mengakibatkan berkurangnya sumber daya yang dimiliki suatu entitas, untuk menjaga kemampuan perolehan pendapatan di kemudian hari. Kedua aktivitas ini berlangsung secara berkesinambungan dan keseimbangan dalam aliran harta ini, pada akhirnya akan menunjukkan kondisi kesehatan finansial entitas yang bersangkutan.

Dalam Proses Pengadaan barang/jasa ini merupakan suatu celah yang sangat berpotensi sekali terjadinya penyimpangan. Bahkan tidak sedikit pejabat yang tersandung masalah hukum atas kecurangan (Korupsi, Kolusi & Nepotisme) pada saat proses pengadaan barang/jasa yang pada akhirnya menimbulkan kerugian yang cukup signifikan bagi Pemerintah Daerah / Kerugian Negara.

Sehubungan dengan risiko yang sangat besar dalam proses pengadaan barang dan jasa ini, maka perlu adanya upaya dan strategi yang tepat untuk mencegah, mendeteksi dan mengungkapkan kecurangan yang sangat mungkin sekali terjadi pada pengadaan barang dan jasa.
MATERI PELATIHAN

  1. Pengantar Audit Investigatif dan Kecurangan dalam PengadaanBarang dan Jasa.
    • Konsep Dasar Pengadaan Barang dan Jasa
    • Karakteristik Kecurangan dalam PengadaanBarang dan Jasa.
      • Karakteristik Kecurangan Pengadaan Barang dan Jasa
        Kecurangan dalam Pekerjaan Sipil dan Mekanikal Elektrikal
        Kecurangan dalam Pengadaan Mesin-mesin
        Kecurangan dalam Pemeliharaan Mesin-mesin
    • Bentuk Kecurangan dalam Pengadaan Barang dan Jasa
    • Regulasi yang berkaitan dengan Pengadaan Barang dan Jasa
      • Paket Undang-undang Keuangan Negara
        Undang-undang Larangan Persaingan Usaha Tidak Sehat
        Undang-undang BUMN
        Undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi
  1. Pengantar Audit Investigatif
    • Konsep Dasar Audit Investigatif
    • Metodologi Audit Investigatif
    • Proses Audit Investigatif
  2. Red Flags adanya Kecurangan dalam Pengadaan Barang dan Jasa
    • Indikasi kecurangan dalam Perencanaan Kebutuhan Barang/Jasa
    • Indikasi Kecurangan dalam Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa
    • Indikasi adanya Kecurangan dalam Pertanggungjawaban Pengadaan Barang dan Jasa.
  3. Indentifikasi Penyimpangan Kecurangan dalam Pengadaan
    • Identifikasi Penyimpangan Administratif
    • Identifikasi Penyimpangan Perdata
    • Identifikasi Penyimpangan Pidana
  4. Kerugian Keuangan akibat dari Kecurangan dalam Pengadaan
    • Konsep Kerugian
    • Teknik Menghitung Kerugian
    • Studi Kasus Kerugian.
  5. Bukti dan Pembuktian Kecurangan dalam Pengadaan Barang dan Jasa.
    • Jenis dan Tingkat Keandalan Bukti
    • Teknik Audit Investigatif untuk mendapatkan Bukti Kecurangan dalam Pengadaan.
  6. Pelaporan Kecurangan hasil Audit Investigatif
  7. Tindak-lanjut dengan aparat penegak hukum

 

METODE PELATIHAN :

  • Presentasi
  • Diskusi
  • Studi case
  • Brain storming
  • Ice breaking
  • Simulasi
  • Dll

JADWAL PELATIHAN

APRIL 2017  : 4 – 6, 11 – 13, 25 – 27

MEI 2017 : 2 – 3, 9 – 10, 16 – 17

 

LOKASI : Lokasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan permintaan calon peserta pelatihan, untuk pilihan kota pelaksanaan pelatihan diantaranya : Yogyakarta, Solo, Semarang, Malang, Surabaya, Bali, Lombok, Bandung, Jakarta, Bogor, Balikpapan, dan Batam

 

HARGA PELATIHAN : Yogyakarta IDR 6.500.000 luar Yogya IDR 8.500.000, harga tersebut sifatnya negotiable