Yogyakarta

now browsing by tag

 
 

Pelatihan Tenaga Kerja Pada Ketinggian Tingkat 1

Bekerja pada ketinggian, diklat 2017, info pelatihan, info seminar, Info Training, info Training 2017, informasi seminar, informasi seminar 2017, informasi training, informasi training 2017, jadwal training, Jadwal training 2017, pelatihan 2017, Rope Access Systems, Seminar, sistem akses tali, teknisi akses tali, training 2017, training center

pelatihan tenaga kerja pada ketinggian tingkat 1

Bekerja pada ketinggian, diklat 2017, info pelatihan, info seminar, Info Training, info Training 2017, informasi seminar, informasi seminar 2017, informasi training, informasi training 2017, jadwal training, Jadwal training 2017, pelatihan 2017, Rope Access Systems, Seminar, sistem akses tali, teknisi akses tali, training 2017, training center

 

DESKRIPSI

Industri Konstruksi adalah pekerjaan yang penuh risiko, dibandingkan industri yang lain seperti manufaktur, Cargo, Stevedoring dan lain-lain industri konstruksi menduduki peringkat pertama dalam jumlah kecelakaan meninggal bahkan dua kali lipat dibandingkan dengan industri manufaktur. Untuk ini perlu adanya upaya lebih intensif untuk menanggulangi kecelakaan kerja di bidang jasa konstruksi.

Telah ditetapkan oleh Peraturan tersebut bahwa setiap Proyek Konstruksi Bangunan yang :

 

Memperkerjakan tenaga kerja lebih dari 100 orang atau menyelenggarakan proyek labih dari 6 bulan adalah wajib memiliki minimal 1 (satu ) orang Ahli Utama K3-Konstruksi, 1 ( satu ) orang Ahli Madya K3 Konstruksi dan 2 (dua ) orang Ahli Muda K3 Konstruksi.

Memperkerjakan tenaga kerja kurang dari 100 orang atau menyelenggarakan proyek kurang dari 6 bulan adalah wajib memiliki minimal, 1 ( satu ) orang Ahli Madya K3 Konstruksi dan 1 (satu) orang Ahli Muda K3 Konstruksi.

Memperkerjakan tenaga kerja kurang dari 25 orang atau menyelenggarakan proyek kurang dari dari 3 ( tiga ) bulan adalah wajib memiliki 1 ( satu ) orang Ahli Muda K3 Konstruksi,

 

Dan hal tersebut diatas merupakan tanggung jawab penyedia Jasa Konstruksi (Kontraktor), untuk memenuhi peraturan tersebut sehingga Kompetensi dan Lisensi Ahli Muda K3 Konstruksi dan OHSAS 18001:2007 (Occupational Health & Safety Assessment Series) merupakan jawaban dari masalah ini dimana ada standar yang dapat nilai, sertifikasi dan dapat diakui secara nasional dan internasional.

MATERI PELATIHAN

  • Pre Test
  • UU, Standar dan Aturan K3
  • UU Jasa Konstruksi kaitan dgn K3 Konstruksi
  • Pengetahuan Jasa Konstruksi
  • Pengetahuan Dasar K3
  • Managemen dan Administrasi K3
  • K3 Pekerjaan Konstruksi
  • Manajemen Lingkungan
  • K3 Peralatan Konstruksi
  • K3 Pekerjaan Mekanikal & Elektrikal
  • K3 Pesawat Angkat
  • K3 Perancah & Tangga
  • Sistem Pemadam Kebakaran
  • Kesiagaan dan Sistem Tanggap Darurat
  • Higiene Perusahaan dan Proyek
  • Manajemen Pelatihan dan Kompetensi K3
  • Pengetahuan Inspeksi K3 Konstruksi
  • Observasi Lapangan dan Penyusunan Makalah
  • Seminar
  • Evaluasi Akhir

FASILITAS PELATIHAN

  • Penjemputan Kedatangan (Khusus Peserta Luar Kota)
  • Modul
  • Training Kit
  • 2x coffe break, 1x lunch
  • Antar jemput selama training (Khusus Peserta Luar Kota)
  • Souvenir
  • Dropping Kepulangan (Khusus Peserta Luar Kota)
  • Sertifikat
  • Souvenir
  • Werpack *PAA dan PUBT
  • Modul pelatihan

PERSYARATAN PESERTA

Pelatihan ini sangat tepat untuk diikuti oleh pegawai pada berbagai departemen yang telah bekerja sekurang-kurangnya dua tahun atau lebih.

Persyaratan peserta

  • Membawa fotocopy kartu identitas
  • Membawa surat rekomendasi dari perusahaan
  • Membawa pas foto berwarna 4×6, 3×4, 2×3, masing-masing 3 lembar ( background merah )

JADWAL

: 15 – 19 Mei

: 07 – 11 Agustus

: 06 – 10 Agustus

LOKASI

: JOGJAKARTA

INVESTASI

: IDR 7.250.000

Untuk permintaan lokasi atau judul training silahkan klik disini

 

Manajemen Aset

manajemen aset

TUJUAN

  1. Menjelaskan kepada peserta mengenai pentingnya pengelolaan aset dilakukan secara profesional dan terintegrasi.
  2. Membekali peserta terkait dengan pengelolaan aset secara terintegrasi mulai dari planning, pengadaan, verifikasi, pencatatan, layout, pergudangan, pemeliharaan, sistem informasi aset, serta monitoring dan evaluasi.
  3. Membekali peserta metode pengambilan keputusan dalam pengelolaan aset, sehingga lebih efisien, mengurangi pemborosan/kerugian,  mencegah hilangnya aset serta mecegah konflik karena asset.
  4. Membekali peserta implementasi sistem informasi manajemen aset di Perusahaan tempat bekerja.

 

Deskripsi

Berjalannya sebuah perusahaan tentunya di dukung oleh berbagai macam faktor, mulai dari SDM yang menggerakkan perusahaan tersebut hingga sarana dan prasarana yang memadai. Keberadaan sarana dan prasarana dalam sebuah perusahaan menjadi poin penting dalam meningkatkan produktivitas perusahaan, yang mana nantinya sarana dan prasarana tersebut dapat menjadi aset perusahaan yang sangat penting. Aset  adalah barang atau benda yang terdiri dari benda tidak bergerak dan benda bergerak baik yang berwujud (tangible) dan tidak berwujud (intangible) yang tercakup dalam aktiva/kekayaan perusahaan. Pengelolaan Aset (kekayaan) Perusahaan merupakan hal yang sangat penting karena  untuk memantau dan menghitung serta memanfaatkannya  secara optimal. Manajemen asset berfungsi untuk informasi perjalanan asset secara keseluruhan, memuat berapa banyak aset dan biayanya, pemanfaatan, kondisi dan pemeliharaan serta lokasi penyimpanan. Hal ini juga berfungsi untuk  mencegah dari hilangnya asset, perhitungan pajak dan depresiasi.

Banyak perusahaan masih menganggap Manajemen Aset secara fisik  hanyalah sekedar instrumen pengelolaan daftar aset, serta pencatatan oleh bagian accounting. Anggapan yang kurang tepat lainnya adalah bahwa pengelolaan fisik aset sepenuhnya sudah diserahkan kepada Bagian umum , padahal baik daftar aset maupun pengelolaan aset fisik hanyalah bagian kecil dari Physical Asset Management.

 

Materi

  1. Konsep Dasar Manajemen Aset dan Ruang lingkup Manajemen Aset
  2. Perencanaan Manajemen Aset:  prosedur perencanaan kebutuhan aset  dan  penganggarannya
  3. Pengadaan Aset (Procurement): sistem dan prosedur pengadaan aset : swakelola/ outsourcing, penyimpangan dalam pengadaan, pengawasan pengadaan, formulir –formulir prosedur pengadaan.
  4. Manajemen Penggudangan Aset (Warehousing): prosedur penerimaan, verifikasi, pendistribusian dan prinsip penyimpanan aset dan formulir inventarisasi asset di Gudang.
  5. Kodifikasi dan Sistem informasi Asset: Perencanaan kodifikasi dan SIM
  6. Manajemen Keuangan Aset dan Penilaian Aset
  7. Pengukuran dan Evaluasi Aset
  8. Sumberdaya Manusia  dalam Penanganan Aset Perusahaan: Struktur Organisasi Manajemen Aset,    Pengaturan Tugas dan Wewenang Pengelolaan Aset, dan Mengatasi Konflik Terkait dengan Aset.
  9. Metode Lelang dan Penghapusan Aset
  10. Case Study : kasus-kasus riil di lapangan dan solusinya

 

Peserta

Pimpinan , Kepala Bagian dan Staf  yang terlibat dalam pengelolaan aset , Eksekutif/Staf Profesional yang ingin mengetahui seluk-beluk aktiva/aset tetap, serta pemilik perusahaan yang mengelola sendiri perusahaannya atau eksekutif perusahaan yang terlibat dalam pengambilan keputusan manajemen

 

Fasilitas

  • Sertifikat Pelatihan
  • Instruktur yang berpengalaman di bidangnya
  • Ruang kelas di hotel berbintang
  • 1 X lunch dan 2 X Coffee break
  • Layanan booking hotel
  • Exclusive training kit dan Backpack
  • Transportasi Antar Jemput(minimal 2 orang dari perusahaan yang sama)*
  • Souvenir

 

Metode

Presentation; Discussion; Case Study; Evaluation; Pre test & Post Test

 

 Jadwal

16-17 Mei 2017

 

Waktu

08.30-16.00 WIB

 

Lokasi Dan Biaya

Surabaya >>IDR 7.000.000,00non residential | minimal kuota 3 peserta

 

Untuk mendaftar klik disini atau klik “REGISTRASI” dibawah ini :