AKUNTANSI DAN PAJAK RUMAH SAKIT

uu no 4 tahun 2009,lapor pajak,pasal 29 ayat 2,makanan catering,manfaat pajak,pasal 1 ayat 3,kode harta pajak,pasal 29 ayat 1,pasal 1 ayat 1,fungsi pajak,pph pasal 24,manajemen rumah sakit,aspek perpajakan rumah sakit,alat rumah sakit,peralatan rumah sakit,laporan keuangan perusahaan tbk 5 tahun terakhir,laporan keuangan rumah sakit,laporan pajak tahunan,rumah sakit adalah,aplikasi rumah sakit,undang undang rumah sakit,pengertian pajak dan contohnya
uu no 4 tahun 2009,lapor pajak,pasal 29 ayat 2,makanan catering,manfaat pajak,pasal 1 ayat 3,kode harta pajak,pasal 29 ayat 1,pasal 1 ayat 1,fungsi pajak,pph pasal 24,manajemen rumah sakit,aspek perpajakan rumah sakit,alat rumah sakit,peralatan rumah sakit,laporan keuangan perusahaan tbk 5 tahun terakhir,laporan keuangan rumah sakit,laporan pajak tahunan,rumah sakit adalah,aplikasi rumah sakit,undang undang rumah sakit,pengertian pajak dan contohnya

aspek perpajakan rumah sakit

AKUNTANSI DAN PAJAK RUMAH SAKIT

DESKRIPSI

Akuntansi Rumah Sakit yang merupakan salah satu kegiatan dari manajemen keuangan adalah salah satu sasaran pertama yang harus diperbaiki agar dapat memberikan data dan informasi yang akan mendukung para manajer Rumah Sakit dalam pengambilan keputusan maupun pengamatan serta pengendalian kegiatan Rumah Sakit. Yang menjadi kendala pada Rumah Sakit Swadana dan belum terpecahkan sampai saat ini adalah Rumah Sakit melakukan dua sistem pencatatan dan pelaporan yaitu yang berdasarkan prinsip akuntansi yang lazim (Accrual Basis) dan Basis Kas (Cash Basis) untuk memenuhi ketentuan yang berlaku yang diharapkan dapat berjalan secara paralel, independen dan tercipta mekanisme saling kontrol di antaranya (kontrol internal), namun dirasakan menjadi beban petugas Rumah Sakit.

Pajak terkait Industri Rumah Sakit, adalah Pajak Penghasilan, Pajak Pertambahan Nilai, Pajak Pemotongan / Pemungutan, dan Pajak lainnya. Semua jenis transaksi yang terjadi di dalam Rumah Sakit dan klinik membutuhkan penanganan yang baik sehingga apabila terdapat aspek-aspek perpajakan maka harus ada keyakinan bahwa pemenuhannya telah sesuai dengan peraturan yang berlaku. Kasus perpajakan yang banyak terjadi di industri rumah sakit adalah meliputi perlakuan PPN atas obat, kerjasama dengan pihak ketiga, dan pengelolan perpajakan profesi dokter.

MATERI

  1. Laporan Keuangan Rumah Sakit,
  2. Laporan Posisi Keuangan,
  3. Laporan Laba Rugi Rumah Sakit,
  4. Laporan Realisasi Anggaran,
  5. Laporan Arus Kas,
  6. Catatan atas Laporan Keuangan,
  7. Ilustrasi Laporan Keuangan
  8. Pengelolaan pajak RS
  9. RS public dan RS privat
  10. Perhitungan PPH Pasal 21, pasal 22, Pasal 23, Pasal 26 dan PPH Final
  11. Perhitungan dan pelaporan PBB dan BPHTB
  12. Pembebanan pajak pertambahan nilai
  13. Perhitungan PPN Rumah sakit dan profesi dokter

JADWAL

Untuk permintaan jadwal silahkan klik disini.

LOKASI

Yogyakarta

WAKTU

08.30-16.00 WIB

BIAYA

Yogyakarta>>IDR 6.500.000 | Non Residential | Minimal kuota 2 orang
Luar Yogyakarta >> IDR 8.500.000 | Non Residential | Minimal kuota 4 orang

FASILITAS

  • Tempat pelatihan di Hotel Berbintang
  • Sertifikat Training
  • Training Kit exclusive
  • Modul (Hard Copy + Soft Copy)
  • 1x Lunch dan 2x Coffe Break
  • Souvenir exclusive UVI Consultant
  • Fasiltas antar jemput dari Bandara
  • Fasilitas antar jemput dari penginapan ke tempat pelatihan
  • Makan malam dan city tour

METODE

  • Ice breaking
  • Presentation
  • Discussion
  • Simulation
  • Laboratory visited ( in case )
  • Case Study
  • Evaluation
  • Pre test& Post Test

PESERTA

Peserta dengan latar belakang sebagai direktur/manager RS, bendahara yayasan rumah sakit, staff ahli pajak rumah sakit atau yayasan.

 

Untuk mendaftar klik disini atau klik “REGISTRASI” dibawah ini :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *