INDUSTRIAL

now browsing by category

 

BASIC DRILLING FOR NON DRILLING ENGINEER AGUSTUS SEPTEMBER 2018

DESKRIPSI

Dalam proses operasi penggalian minyak dan gas banyak sekali konsep dan terminologi  dasar yang digunakan untuk mendukung proses tersebut. Namun, konsep dan terminologini tidak sepenuhnya dapat dipahami oleh mereka yang terlibat dalam proses penggalian minyak dan gas tersebut . Salah satu keahlian yang kemudian menjadi penting untuk diperhatikan adalah tentang Basic Drilling Engineer.

Basic Drilling Engineer sebagai kemampuan dasar untung pengeboran minyak bumi adalah suatu proses eksploitasi dari lapisan bumi untuk diteruskan di oil station. Dalam hal pengeboran minyak ada 2 aspek penting yang harus diperhatikan, yaitu tujuan dari drilling untuk membuang formasi batuan atau memuat jalur reservoir yang ada di dalam perut bumi. Ke-2 untuk membuang fragmen batuan yang dihasilkan saat proses drilling di laksanakan.

 

MATERI PELATIHAN

  • Drilling Equipment
  • Drilling MUD
  • Formation and Fracture Pressures
  • Calculations and Predictions
  • B.O.P Choke and Accumulator Used Gas Kick and Stripping
  • Well Control
  • Hydraulic In The Circulation System
  • Lifting Capacity
  • Hydraulic Bits
  • Drilling Practices
  • Directional and Horizontal Well
  • Well Planning
  • Casing Design
  • Cementing
  • Fishing
  • Pipes
  • Documentary Film Session
  • An In – Depth Exercises
  • Explorations Drilling

 

METODE PELATIHAN

  • Presentasi
  • Diskusi
  • Studi kasus
  • Group diskusi
  • Tanya jawab
  • Pre tets dan post test

 

PESERTA PELATIHAN

peserta training drilling engineering and well planning sangat dianjurkan bagi mereka yang mempunyai latar belakang operator, senior operator, engineer, da non engineer, serta semua pihak yang terlibat secara langsung maupun tidak dalam proses pengeboran minyak bumi

 

Tanggal               : 7 – 9 Agustus 2018

: 14 – 16 Agustus 2018

: 28 – 30 Agustus 2018

: 4 – 6 September 2018

: 11 – 13 September 2018

: 18 – 20 September 2018

: 25 – 27 September 2018

Biaya pelatihan            : Jogjakarta | IDR 6.500.000 | Non – Residential  | Minimal 2 Peserta

: Luar Jogja | IDR 8.500.000 | Non – Residential | Minimal 2 – 3 Peserta

Control Valve Sizing

Deskripsi

Control Valve Adalah Jenis Final Control Element Yang Paling Sering Digunakan, Sehingga Pada Prakteknya Final Control Element Sering Diartikan Sebuah Control Valve, Meskipun Masih Banyak Jenis Lainnya Seperti Motor, Heating Element, Electrical Contactor, Dan Sebagainya.
Control Valve Terdiri Dari Dua Bagian Utama Yaitu Actuator Dan Valve (Body Valve). Actuator Berfungsi Sebagai Penggerak Buka Atau Tutup Valve. Sedanglan Valve Berfungsi Sebagai Komponen Mekanis Yang Menetukan Besarnya Flow Yang Masuk Ke Proses (Output).

Tujuan Pelatihan :

  • Memberikan Penjelasan Cara Menentukan Sizing Dari Control ValveInstruksional
  • Dapat Mengetahui Bentuk Dan Bagian-Bagian Dari Control Valve.
  • Dapat Mengetahui Pressure Drop Yang Terjadi Dalam Pipa.
  • Dapat Menentukan Jenis Control Valve Yang Sesuai Dengan Proses,
  • Dapat Menghitung Size Dari Conterol Valve

Materi Pelatihan

  1. Fungsi, Bentuk Dan Bagian-Bagan Dari Control Valve
  • Acuator
  • Yoke,Stem, Plug & Seat
  • Body
  1. Type Control Valve
  • Globe Valve, Gate Valve, Butterfly Valve
  • Ball Valve
  • Dll
  1. Karakteristik Control Valve
  • Linea
  • Equal Percentage
  • Quick Opening
  1. Menentukan Rating Dari Control Valve
    • Flange Material
    • Packing Material
  2. Menghitung Cv ( Cpacity Valve )
  • Pressure Drop
  • Valve Sizing
  1. Control Valve Acessories
  • Valve Booster
  • Valve Positioner
  1. Kalibrasi

Metode Pelatihan :

  • Presentasi
  • Diskusi
  • Studi Case
  • Brain Storming
  • Ice Breaking
  • Simulasi
  • Dll

Jadwal Pelatihan

April 2017  : 4 – 6, 11 – 13, 25 – 27

Mei 2017 : 2 – 3, 9 – 10, 16 – 17

 

Lokasi : Lokasi Pelatihan Dapat Menyesuaikan Dengan Permintaan Calon Peserta Pelatihan, Untuk Pilihan Kota Pelaksanaan Pelatihan Diantaranya : Yogyakarta, Solo, Semarang, Malang, Surabaya, Bali, Lombok, Bandung, Jakarta, Bogor, Balikpapan, Dan Batam

 

Harga Pelatihan : Yogyakarta Idr 6.500.000 Luar Yogya Idr 8.500.000, Harga Tersebut Sifatnya Negotiable

Untuk mendaftar klik disini atau klik “REGISTRASI” dibawah ini :

⇒ [captainform id=”770294″ lightbox=”1″ text_content=”REGISTRASI” type=”text”] ⇐

Accident Investigation : Profesional Technique

DESKRIPSI

Kecelakaan merupakan suatu hal yang harus dihindarkan. Namun demikian walaupun kita dan organisasi telah melakukan implementasi HSE dengan secara baik dan terprogram, bahaya laten kecelakaan, seperti : kebakaran, tabrakan, dll. masih dapat mungkin terjadi sewaktu-waktu.

Tujuan dari kursus ini adalah untuk mempersiapkan personnel terlatih (Supervisor / Manager) baik pada perusahaan jasa maupun manufaktur, agar memiliki pengetahuan yang cukup bagaimana melakukan suatu penyelidikan kecelakaan sehingga dapat membantu pihak berwajib pada saat investigasi lapangan, mampu memberikan analisa dan memberikan rekomendasi perbaikan, sehingga diharapkan kejadian serupa dapat dihindarkan.

Di perlukan kemampuan dan prosedur khusus untuk menganalisa sebab-sebab dari kecelakaan tersebut. Terlebih jika perusahaan menangani pekerjaan yang beresiko tinggi dalam beroperasi. Teknik penyelidikan kecelakaan secara professional akan sangat diperlukan agar dapat memberikan rekomendasi dan arahan yang jelas bagi manajemen untuk mengambil tindakan yang lebih lanjut.

Dalam penyelidikan ini personel perusahaan haruslah cermat dan diharapkan tidak melakukan teknik yang asal-asalan, sehingga keakuratan data/informasi dan hasil rekomendasi dapat dipertanggungjawabkan.

MATERI PELATIHAN

  • Prinsip-prinsip penyelidikan kecelakaan
  • Prosedur Penyelidikan kecelakaan
  • Perencanaan Penyelidikan Kecelakaan
  • Analisa Fakta dan temuan Lapangan
  • Pohon Urutan Kecelakaan
  • Membuat Rekomendasi
  • Prinsip Investigasi Kebakaran dan Ledakan
  • Prinsip Investigasi Kecelakaan

METODE PELATIHAN :

  • Presentasi
  • Diskusi
  • Studi case
  • Brain storming
  • Ice breaking
  • Simulasi
  • Dll

JADWAL PELATIHAN

APRIL 2017  : 4 – 6, 11 – 13, 25 – 27

MEI 2017 : 2 – 3, 9 – 10, 16 – 17

 

LOKASI : Lokasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan permintaan calon peserta pelatihan, untuk pilihan kota pelaksanaan pelatihan diantaranya : Yogyakarta, Solo, Semarang, Malang, Surabaya, Bali, Lombok, Bandung, Jakarta, Bogor, Balikpapan, dan Batam

 

HARGA PELATIHAN : Yogyakarta IDR 6.500.000 luar Yogya IDR 8.500.000, harga tersebut sifatnya negotiable

FIRE PREVENTION AND PROTECTION SYSTEMS

FIRE PREVENTION AND PROTECTION SYSTEMS

DESKRIPSI

Kesadaran akan pentingnya pencegahan kebakaran dan penanggulangan dini terhadap bahaya kebakaran, dalam industri menjadi hal yang  sangat mendasar dan diperlukan mengingat potensi bahaya kebakaran di dalam dunia industri sangat besar. Baca selengkapnya…

QUALITY IMPROVEMENT WITH GEMBA KAIZEN

QUALITY IMPROVEMENT WITH GEMBA KAIZEN

Quality Improvement With Gemba Kaizen

DESKRIPSI

Gemba Kaizen adalah suatu metode  Improvement yang sudah sangat populer di Jepang yang bertujuan untuk meningkatkan produktifitas dari suatu perusahaan. Baca selengkapnya…

MANAJEMEN PENGELOLAAN ALAT BERAT

MANAJEMEN PENGELOLAAN ALAT BERAT

MANAJEMEN PENGELOLAAN ALAT BERAT

MANAJEMEN PENGELOLAAN ALAT BERAT 

DESKRIPSI

Pengertian dari alat berat adalah segala macam peralatan/pesawat mekanis termasuk attachment & implementnya baik yang bergerak dengan tenaga sendiri (self propelled) atau ditarik (towed-type) maupun  yang diam ditempat (stationer) dan mempunyai daya lebih dari satu kilo-watt, yang dipakai untuk melaksanakan pekerjaan-pekerjaan kontruksi pertambangan, industri umum, pertanian/kehutanan dan/atau bidang-bidang pekerjaan lainnya, sepanjang tidak merupakan alat processing langsung. Baca selengkapnya…

WORKPLACE PRODUCTIVITY IMPROVEMENT

WORKPLACE PRODUCTIVITY IMPROVEMENT

WORKPLACE PRODUCTIVITY IMPROVEMENT

WORKPLACE PRODUCTIVITY IMPROVEMENT

 

DESKRIPSI

Tempat kerja adalah sebuah tempat dimana kita bisa membuktikan kemampuan dan mengaplikasikan pengetahuan kita pada bidang-bidang yang kita kerjakan. Dalam pelatihan ini peserta akan diberi pengetahuan apa saja hal-hal yang menjadi ‘limbah’ dalam suatu tempat kerja yang mana mungkin harus diperbaiki atau dihapus demi mendukung produktivitas tempat kerja anda. Baca selengkapnya…

Hydraulic, Pneumatic And Control System

PNEUMATIC AND CONTROL SYSTEM

PNEUMATIC AND CONTROL SYSTEM

HYDRAULIC, PNEUMATIC AND CONTROL SYSTEM

DESKRIPSI

This course introduces the basic components and functions of hydraulic and pneumatic systems. Topics include standard symbols, pumps, control valves, control assemblies, actuators, FRL, maintenanceprocedures, and switching and control devices. Upon completion, students should be able to understand theoperation of a fluid power system, including design, application, and troubleshooting.

Baca selengkapnya…

Production Planning And Inventory Control

PRODUCTION PLANNING AND INVENTORY CONTROL

PRODUCTION PLANNING AND INVENTORY CONTROL

 PRODUCTION PLANNING AND INVENTORY CONTROL

DESKRIPSI

Perusahaan manufacturing tidak bisa hanya mengandalkan faktor biaya saja yang menjadi keunggulan bersaing. Kecepatan, kualitas, ketepatan dan pengelolaan kapasitas akan mempengaruhi daya saing. Salah satu kunci keberhasilannya adalah perencaan produksi dan kebutuhan material yang sistematis dan menyeluruh serta didukung oleh fungsi control terhadap inventory. Baca selengkapnya…

High-Impact Decision Making

HIGH-IMPACT DECISION MAKING

HIGH-IMPACT DECISION MAKING

high-impact decision making

DESKRIPSI

Mengambil sebuah keputusan adalah hal yang bisa dikatakan mudah. Ketika kita harus mengambil keputusan yang sulit, lebih baik bila kita berdasarkan pada intuisi kita atau biarkan ketidakpastian yang mengendalikannya. Pelatihan ini berisi cara-cara untuk mencapai keseimbangan antara intuisi dan pemikiran rasional. Baca selengkapnya…

Seven Element For Controlling Quality

SEVEN ELEMENT FOR CONTROLLING QUALITY

SEVEN ELEMENT FOR CONTROLLING QUALITY

SEVEN ELEMENT FOR CONTROLLING QUALITY

DESKRIPSI         

SEVEN ELEMENT FOR CONTROLLING QUALITY, Dunia industri baik di Indonesia maupun di dunia tumbuh dan berkembang dengan sangat pesat, hal ini berdampak dengan munculnya persaingan untuk berbagai macam industri. Persaingan yang semakin tinggi telah memberikan tekanan tersendiri bagi sebuha perusahaan untuk terus dapat bertahan dan salah satu elemant yang menyokong eksistensi perusahaan dalam persaingan industri adalah kualitas produk yang dihasilkan. Baca selengkapnya…

Pengelolaan Kendaraan Perusahaan

PENGELOLAAN KENDARAAN PERUSAHAAN

PENGELOLAAN KENDARAAN PERUSAHAAN

PENGELOLAAN KENDARAAN PERUSAHAAN

DESKRIPSI

Salah satu aset berharga dalam sebuah perusahaan adalah ketersediaan kendaraan perusahaann. Kendaraan perusahaan ini memegang andil yang cukup besar dalam proses distribusi produk, posisi penting armada kendaraan perusahaan ini haruslah di kelola dengan tepat kaitannya untuk menjaga management rantai pasok-distribusi di sebuah perusahaan. Baca selengkapnya…

Peran Lembaga Kerjasama Bipartit Dalam Hubungan Industrial

hubungan industrial

PERAN LEMBAGA KERJASAMA BIPARTIT DALAM HUBUNGAN INDUSTRIAL

DESKRIPSI

PERAN LEMBAGA KERJASAMA BIPARTIT DALAM HUBUNGAN INDUSTRIAL, Dengan diberlakukannya UU No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, banyak terjadi perubahan di dalam pengaturan hubungan industrial. UU tersebut menyatakan bahwa, setiap perusahaan yang mempekerjakan 50 orang pekerja atau lebih wajib membentuk lembaga kerjasama bipartit. Jumlah anggota disesuaikan dengan skala perusahaan, jumlah pekerja, kompleksitas dan diversifikasi pekerjaan dan jabatan, serta tugas yang dibebankan pada LK Bipartit. Baca selengkapnya…

Industrial Relations

INDUSTRIAL RELATIONS

INDUSTRIAL RELATIONS

industrial relations

DESKRIPSI

INDUSTRIAL RELATIONS, Seorang praktisi HR dituntut menguasai pekerjaannya secara professional dan dengan baik sesuai dengan fungsinya.  Seringkali penguasaan tersebut kurang optimal karena kurangnya pengetahuan dan pemahaman akan tugas dan tanggung jawabnya sebagai seorang HR. Salah satu item yang critical di Indonesia adalah penangangan aspek hubungan industrial. Baca selengkapnya…